Katanya cinta itu soal kompromi, kan? Tapi Sena merasa dirinya perlahan menghilang. Batas antara 'mengerti' dan 'kehilangan jati diri' makin kabur. Pilihannya cuma satu: ini hubungan yang sempurna, atau cuma sangkar yang indah? Dia harus memilih antara cintanya, atau hidupnya sendiri.